Minggu, 04 April 2010

Motivasi


Motivasi adalah dorongan psikologis yang mengarahkan seseorang ke arah suatu tujuan. Motivasi membuat keadaan dalam diri individu muncul, terarah, dan mempertahankan perilaku, menurut Kartini Kartono motivasi menjadi dorongan (driving force) terhadap seseorang agar mau melaksanakan sesuatu.
Motivasi yang ada pada setiap orang tidaklah sama, berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain. Untuk itu, diperlukan pengetahuan mengenai pengertian dan hakikat motivasi, serta kemampuan teknik menciptakan situasi sehingga menimbulkan motivasi/dorongan bagi mereka untuk berbuat atau berperilaku sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh individu lain/organisasi.
Setiap individu memiliki motivasi yang berbeda dalam melakukan suatu hal. Dan cara memunculkan motivasi pun berbeda-beda cara nya. Individu lebih mengetahui bagaimana cara ia mendapatkan motivasi nya. Dengan ada nya motivasi, pekerjaan atau suatu hal yang dilakukan lebih mendapat dorongan secara psikologis dari dalam diri untuk menyelesaikan nya dalam target dan hasil tertentu berdasarkan yang ia inginkan.
Namun motivasi saja tidaklah berarti jika tidak kita kerjakan apa yang kita motivasikan tersebut. Karena terkadang ada individu yang memiliki rencana dan motivasi yang tinggi namun dalam menjalani apa yang ia lakukan atau kerjakan tidak lah sebesar motivasi nya. Ia hanya bermotivasi dan merencanakan pekerjaan nya, namun ia sulit untuk memulai dan menyelesaikan nya. Oleh karena itu,motivasi dari diri sendiri tidaklah cukup. Kita pun terkadang harus mendapatkan motivasi dari lingkungan luar untuk menumbuhkan semangat dari diri kita. Terutama motivasi dari orang yang terdekat dan keluarga.

Logika

Logika berasal dari kata Yunani kuno λόγος (logos) yang berarti hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Logika adalah salah satu cabang filsafat.Sebagai ilmu, logika disebut dengan logike episteme (Latin: logica scientia) atau ilmu logika (ilmu pengetahuan) yang mempelajari kecakapan untuk berpikir secara lurus, tepat, dan teratur.Ilmu disini mengacu pada kemampuan rasional untuk mengetahui dan kecakapan mengacu pada kesanggupan akal budi untuk mewujudkan pengetahuan ke dalam tindakan. Kata logis yang dipergunakan tersebut bisa juga diartikan dengan masuk akal.

  • Logika sebagai ilmu pengetahuan

          Logika merupakan sebuah ilmu pengetahuan dimana obyek materialnya adalah berpikir (khususnya penalaran/proses penalaran) dan obyek formal logika adalah berpikir/penalaran yang ditinjau dari segi ketepatannya.

  • Logika sebagai cabang filsafat


          Logika adalah sebuah cabang filsafat yang praktis. Praktis disini berarti logika dapat dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.Logika lahir bersama-sama dengan lahirnya filsafat di Yunani. Dalam usaha untuk memasarkan pikiran-pikirannya serta pendapat-pendapatnya, filsuf-filsuf Yunani kuno tidak jarang mencoba membantah pikiran yang lain dengan menunjukkan kesesatan penalarannya.Logika digunakan untuk melakukan pembuktian. Logika mengatakan yang bentuk inferensi yang berlaku dan yang tidak. Secara tradisional, logika dipelajari sebagai cabang filosofi, tetapi juga bisa dianggap sebagai cabang matematika. logika tidak bisa dihindarkan dalam proses hidup mencari kebenaran.

           Konsep bentuk logis adalah inti dari logika. Konsep itu menyatakan bahwa kesahihan (validitas) sebuah argumen ditentukan oleh bentuk logisnya, bukan oleh isinya. Dalam hal ini logika menjadi alat untuk menganalisis argumen, yakni hubungan antara kesimpulan dan bukti atau bukti-bukti yang diberikan (premis). Logika silogistik tradisional Aristoteles dan logika simbolik modern adalah contoh-contoh dari logika formal.
Dasar penalaran dalam logika ada dua, yakni deduktif dan induktif. Penalaran deduktif—kadang disebut logika deduktif—adalah penalaran yang membangun atau mengevaluasi argumen deduktif. Argumen dinyatakan deduktif jika kebenaran dari kesimpulan ditarik atau merupakan konsekuensi logis dari premis-premisnya. Argumen deduktif dinyatakan valid atau tidak valid, bukan benar atau salah. Sebuah argumen deduktif dinyatakan valid jika dan hanya jika kesimpulannya merupakan konsekuensi logis dari premis-premisnya.

Contoh argumen deduktif:
  1. Setiap mamalia punya sebuah jantung
  2. Semua kuda adalah mamalia
  3. ∴ Setiap kuda punya sebuah jantung

Penalaran induktif—kadang disebut logika induktif—adalah penalaran yang berangkat dari serangkaian fakta-fakta khusus untuk mencapai kesimpulan umum.
Contoh argumen induktif:
  1. Kuda Sumba punya sebuah jantung
  2. Kuda Australia punya sebuah jantung
  3. Kuda Amerika punya sebuah jantung
  4. Kuda Inggris punya sebuah jantung
  5. Setiap kuda punya sebuah jantung
Referensi : 
http://id.wikipedia.org/wiki/Logika

Penalaran

           Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence).
Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi.


Metode dalam menalar
                   Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu induktif dan deduktif.Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum.Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti.Generalisasi adalah bentuk dari metode berpikir induktif.
              Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.Contoh: Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.
                 Penalaran juga merupakan aktivitas pikiran yang abstrak, untuk mewujudkannya diperlukan simbol. Simbol atau lambang yang digunakan dalam penalaran berbentuk bahasa, sehingga wujud penalaran akan akan berupa argumen.Kesimpulannya adalah pernyataan atau konsep adalah abstrak dengan simbol berupa kata, sedangkan untuk proposisi simbol yang digunakan adalah kalimat (kalimat berita) dan penalaran menggunakan simbol berupa argumen. Argumenlah yang dapat menentukan kebenaran konklusi dari premis.
Berdasarkan paparan di atas jelas bahwa tiga bentuk pemikiran manusia adalah aktivitas berpikir yang saling berkait. Tidak ada ada proposisi tanpa pengertian dan tidak akan ada penalaran tanpa proposisi. Bersama – sama dengan terbentuknya pengertian perluasannya akan terbentuk pula proposisi dan dari proposisi akan digunakan sebagai premis bagi penalaran. Atau dapat juga dikatakan untuk menalar dibutuhkan proposisi sedangkan proposisi merupakan hasil dari rangkaian pengertian.

Jika seseorang melakukan penalaran, maksudnya tentu adalah untuk menemukan kebenaran. Kebenaran dapat dicapai jika syarat – syarat dalam menalar dapat dipenuhi.
  • Suatu penalaran bertolak dari pengetahuan yang sudah dimiliki seseorang akan sesuatu yang memang benar atau sesuatu yang memang salah.
  • Dalam penalaran, pengetahuan yang dijadikan dasar konklusi adalah premis. Jadi semua premis harus benar. Benar di sini harus meliputi sesuatu yang benar secara formal maupun material. Formal berarti penalaran memiliki bentuk yang tepat, diturunkan dari aturan – aturan berpikir yang tepat sedangkan material berarti isi atau bahan yang dijadikan sebagai premis tepat.
Referensi : 

Subjek dan Predikat

Subjek merupakan unsur kalimat yang menunjukkan pelaku. Sedangkan predikat adalah bagian kalimat yang memberitahukan objek atau subjek dalam keadaan bagaimana.


4 pola hubungan S+P:


1. Semua subjek adalah bukan semua Predikat
Contoh kalimat:
    a. Semua hewan adalah bukan semua harimau
    b. Semua dosen adalah bukan semua laki-laki
    c. Semua mobil adalah bukan semua sedan





2. Tidak adapun subjek adalah predikat
a. Tidak ada satupun wanita adalah berkumis
b. Tidak satupun manusia adalah hewan
c. Tidak ada satupun manusia adalah bisa hidup sendiri



Proposisi universal negatif ialah pernyataan bersifat umum yang mengingkari adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: Semua S bukan P”.Proposisi ini sama artinya: S yang P itu tidak ada (kelas kosong). Proposisi ini disebut tipe E. Proposisi universal negatif berdasarkan perbandingan luas term, hanya ada satu bentuk, yaitu berbentuk eksklusif sehingga lengkapnya disebut universal negatif eksklusif, yaitu pernyataan umum mengingkari yang berarti antara subjek dan predikat tidak ada hubungan.



3. A. Semua subjek adalah predikat
Contoh kalimat:
a. Semua ayah adalah kepala rumah tangga
b. Semua ibu adalah wanita
c. Semua manusia adalah ciptaan Tuhan




Proposisi universal afirmatif ialah pernyataan bersifat umum yang mengiyakan adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan berikut ini : “Semua S adalah P”.

Proposisi ini sama artinya dengan S yang non P itu tidak ada (kelas kosong). Proposisi ini disebut tipe A. Berdasarkan perbandingan luas term, dapat dibedakan atas dua macam: universal afirmatif ekuivalen dan universal afirmatif implikasi.
  • Proposisi universal afirmatif ekuivalen ialah pernyataan umum X mengiyakan yang antara subjek dan predikat merupakan suatu persamaan, yakni semua anggota subjek adalah anggota predikat dan semua anggota predikat adalah anggota subjek, contoh : Semua manusia yang hidup bernafas. 
  • Proposisi universal afirmatif implikasi ialah pernyataan umum mengiyakan yang semua subjek merupakan bagian dari predikat, yakni semua anggota subjek menjadi himpunan bagian dari predikat, contoh : Setiap mahasiswa Universitas Gunadarma memiliki KTM.

B. Sebagian subjek adalah predikat
a. Sebagian wanita adalah memakai kerudung
b. Sebagian dosen Universitas Gunadarma adalah laki-laki
c. Sebagian dokter kandungan adalah laki-laki






Proposisi partikular afirmatif ialah pernyataan bersifat khusus yang mengiyakan adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: “Sebagian S adalah P”.

Proposisi partikular afirmatif berdasarkan perbandingan luas term, dapat dibedakan atas dua macam: partikular afirmatif inklusif dan partikular afirmatif implikasi.
  • Proposisi partikular afirmatif inklusif ialah pernyataan khusus mengiyakan yang sebagian subjek merupakan bagian dari predikat, yakni ada anggota subjek yang menjadi bagian predikat dan ada anggota predikat yang menjadi bagian subjek, contoh : Sebagian rakyat Indonesia adalah keturunan asing.
  • Proposisi partikular afirmatif implikasi ialah pernyataan khusus mengiyakan yang sebagian dari subjek merupakan suatu predikat, yakni ada sebagian anggota subjek yang menjadi himpunan predikat, misal: Sebagian mahasiswa Universitas Gunadarma adalah warga Depok.


4.  Sebagian subjek bukan predikat
a. Sebagian manusia bukan wanita
b. Sebagian hewan tidak hidup di air
c. Sebagian wanita tidak  berkerudung







Proposisi partikular negatif ialah pernyataan bersifat khusus yang mengingkari adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: “Sebagian S bukan P”.Proposisi partikular negatif berdasarkan perbandingan luas term terdapat dibedakan atas dua macam: partikular negatif inklusif dan partikular negatif implikasi.


Referensi :
http://atikkwok.blogspot.com/2010/03/atik-gustini-4-pola-hubungan-subjek.html
http://naughtycat.ngeblogs.com/2010/03/19/hubungan-subjek-dan-predikat/

Jumat, 05 Maret 2010

Object-relational mapping

Object-relational mapping (ORM, O / RM, dan O / R mapping) dalam perangkat lunak komputer adalah sebuah program teknik untuk mengkonversi data antara yang tidak kompatibel sistem tipe dalam database relasional dan berorientasi obyek bahasa pemrograman. Hal ini menciptakan, pada dasarnya, sebuah "virtual object database" yang dapat digunakan dari dalam bahasa pemrograman. Ada baik gratis dan paket komersial yang tersedia yang melakukan pemetaan relasional obyek, walaupun beberapa programer memilih untuk menciptakan alat ORM mereka sendiri.



Pengelolaan data tugas dalam berorientasi obyek (OO) pemrograman ini biasanya dilaksanakan dengan memanipulasi objek yang hampir selalu non-skalar nilai. Sebagai contoh, pertimbangkan sebuah entri buku alamat yang mewakili satu orang bersama-sama dengan nol atau beberapa nomor telepon dan nol atau lebih alamat. Ini bisa dimodelkan dalam implementasi berorientasi obyek oleh "orang objek" dengan "slot" untuk memegang data yang meliputi entri: nama orang, daftar nomor telepon, dan daftar alamat. Daftar nomor telepon sendiri akan berisi "nomor telepon objek" dan seterusnya. Entri buku alamat diperlakukan sebagai nilai tunggal oleh bahasa pemrograman (ini dapat direferensikan oleh variabel tunggal, misalnya). Berbagai metode dapat dikaitkan dengan objek, seperti metode untuk mengembalikan pilihan nomor telepon, alamat rumah, dan sebagainya.
Namun, banyak produk database populer seperti bahasa query terstruktur sistem manajemen database (SQL DBMS) hanya dapat menyimpan dan memanipulasi skalar nilai-nilai seperti bilangan bulat dan string terorganisir dalam normalisasi tabel. Programmer harus baik mengubah nilai-nilai objek ke dalam kelompok nilai-nilai sederhana untuk penyimpanan dalam database (dan mengubahnya kembali pada pengambilan), atau hanya menggunakan nilai-nilai skalar sederhana dalam program ini. Pemetaan objek-relasional digunakan untuk menerapkan pendekatan pertama.
Inti dari masalah ini adalah objek-objek untuk menerjemahkan bentuk-bentuk yang dapat disimpan dalam database untuk memudahkan pencarian, sambil menjaga properti dari objek dan hubungan mereka; objek-objek ini kemudian digunakan terus-menerus.

ORM sering mengurangi jumlah kode perlu ditulis.Ada kontra serta manfaat untuk menggunakan O / R mapping. Misalnya, beberapa O / R piranti pemetaan tidak berkinerja baik selama penghapusan data massal. Stored prosedur mungkin memiliki performa yang lebih baik, tetapi tidak portabel. Selain itu, ketergantungan terhadap perangkat lunak ORM telah menunjuk sebagai faktor utama dalam memproduksi database dirancang dengan buruk.

Solusi lain adalah dengan menggunakan object-oriented sistem manajemen basis data (OODBMS), yang, seperti namanya, adalah database yang dirancang khusus untuk bekerja dengan nilai-nilai yang berorientasi objek. Menggunakan OODBMS menghilangkan kebutuhan untuk mengkonversi data ke dan dari bentuk SQL, karena data disimpan dalam objek aslinya perwakilan dan hubungan secara langsung mewakili, daripada membutuhkan bergabung tabel / operasi.

Salah satu argumen yang menentang menggunakan OODBMS adalah bahwa beralih dari DBMS SQL untuk yang murni berorientasi obyek DBMS berarti bahwa Anda mungkin kehilangan kemampuan untuk menciptakan permintaan aplikasi independen untuk mengambil ad-hoc kombinasi data tanpa batasan untuk mengakses jalan. Untuk alasan ini, banyak programmer menemukan diri mereka lebih memilih dengan objek-SQL sistem pemetaan, meskipun kebanyakan komersial database berorientasi objek dapat memproses SQL queries secara terbatas. Beberapa produk OODBMS dukungan penuh ANSI SQL.
sumber : wikipedia.com

Model View Controller(MVC)


Model-View-Controller (MVC) adalah sebuah perangkat lunak arsitektur saat ini dianggap sebagai sebuah pola arsitektur yang digunakan dalam rekayasa perangkat lunak. Pola isolat "domain logika" (logika aplikasi untuk pengguna) dari masukan dan presentasi (GUI), memungkinkan pengembangan independen, pengujian dan pemeliharaan dari masing-masing.
Model adalah domain spesifik representasi data pada aplikasi yang beroperasi. Domain logika menambahkan makna pada data mentah (misalnya, menghitung apakah hari ini adalah hari ulang tahun pengguna, atau total, pajak, dan biaya pengiriman untuk keranjang belanja item). Ketika sebuah model mengubah keadaan, itu akan memberitahu yang terkait pandangan sehingga mereka dapat menyegarkan.
Banyak aplikasi menggunakan mekanisme penyimpanan persisten seperti database untuk menyimpan data. MVC tidak secara spesifik menyebutkan lapisan akses data karena dipahami bawah atau dienkapsulasi oleh model. Model akses data tidak objek, namun pada aplikasi yang sangat sederhana yang memiliki sedikit domain logika tidak ada perbedaan nyata yang harus dibuat. Juga, ActiveRecord adalah pola desain yang diterima penggabungan domain logika dan data kode akses - sebuah model yang tahu bagaimana untuk bertahan sendiri.
view merender model menjadi bentuk yang cocok untuk interaksi, biasanya elemen antarmuka pengguna. Beberapa pandangan bisa eksis untuk satu model untuk berbagai tujuan.
Pengontrol menerima input dan memulai tanggapan dengan membuat panggilan pada objek model.
Sebuah aplikasi MVC mungkin koleksi model / view / controller kembar tiga, masing-masing bertanggung jawab atas elemen UI yang berbeda.
MVC ini sering terlihat pada aplikasi web di mana tampilan HTML atau XHTML yang dihasilkan oleh aplikasi. Pengendali GET atau POST menerima masukan dan memutuskan apa yang harus dilakukan dengan itu, diserahkan kepada obyek domain (yaitu model) yang berisi aturan bisnis dan tahu bagaimana melaksanakan tugas-tugas khusus seperti pengolahan langganan baru.
sumber : wikipedia.com

Hibernate

Hibernate adalah salah satu teknologi object relational persistence mapping (ORM)dan query service. Transformasi persistent data dari sebuah representasi data (relational database) ke sebuah representasi data yang lain (java objects) ataupun sebaliknya adalah fungsi yang sebenarnya dilakukan oleh ORM.
Dalam aplikasi pemrograman yang berorientasi objek, persistencememperbolehkan sebuah objek untuk bisa tetap ada diluar proses aplikasi yang membuatnya (C. Bauer & Gavin King, Manning: Hibernate In Action). State dari objek tersebut disimpan pada datastore dan objek dengan state yang sama suatu saat dapat di buat kembali jika aplikasi dijalankan lagi.
Transient Object adalah object yang dibuat dimana state dari objek ini tidak disimpan pada datastore, sehingga tidak dapat dibuat kembali sebuah objek dengan state yang sama suatu saat. Masa hidup sebuah transient object terbatas pada proses yang membuatnya. Kebanyakan objek pada aplikasi terdiri dari gabungan persistent dan transient objek sehingga diperlukan sebuah sub-sistem yang menangani persistent objek
Domain model adalah representasi dari business entities yang digunakan dalam aplikasi java. Dalam arsitektur aplikasi yang terbagi menjadi beberapa layer,domain model digunakan untuk menjalankan business logic pada business layer(pada java bukan pada database). Business layer berhubungan dengan persistence layer untuk proses loading dan menyimpan persistent object dari domain model.
ORM adalah middleware pada persistence layer yang menangani persistent object.ORM bukan merupakan satu-satunya solusi permasalahan yang digunakan untuk menangani persistent object, cara lain yang bisa digunakan adalah dengan EJB atau langsung memakai SQL yang mengkopi nilai yang dari JDBC result set padapersistent object di domain model.
Hibernate ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman java meskipun saat ini juga dikembangkan untuk mendukung .NET framework. Persistent objectdapat dibuat menggunakan hibernate dengan idiom bahasa pemrograman java termasuk didalamnya association, inheritance, polymorphism, composition, java collection framework seperti Set, List, Map. Hibernate adalah free software yang menggunakan lisensi LGPL.
Hibernate mendukung banyak DBMS (Database Management System) antara lain Oracle, DB2, MySQL, PostgreSQL, Sybase, SAP DB, HypersonicSQL, Microsoft SQL Server, Posgress, McKoi SQL, Pointbase dan Interbase. Hibernate dapat diintegrasikan dengan Framework-framework java yang lain seperti JBoss(hibernate sekarang merupakan bagian dari JBoss Project), Spring Framework, Struts, JSF maupun framework java yang lain sebagai persistence layer.
Object Oriented Query Language (OOQL) yang digunakan oleh hibernate mendefinisikan join table sebagai object property path. Selain itu OOQL mendukung fungsi dan operator SQL, fungsi aggregat seperti sum, avg, min, max, count. OOQL mendukung fungsi group by, having dan order by. Hibernate juga mendukung sub query (sub select pada database). Query yang dihasilkan oleh hibernate mengembalikan nilai berupa Objek atau nilai skalar
Hibernate memiliki beberapa interface Sekumpulan Application Programming Interface (API) yang digunakan oleh business layer yaitu:
  • Interface yang digunakan untuk melakukan operasi CRUD dan Query. Interface ini merupakan main point antara business logic dengan Hibernate. Interface tersebut adalah SessionTransaction dan Query.
  • Interface yang digunakan oleh aplikasi untuk melakukan konfigurasi Hibernate, yang paling penting adalah class Configuration
  • Callback Interface yang digunakan oleh aplikasi untuk event yang yang terjadi didalam Hibernate seperti InterceptorLifecycle, dan Validatable.
  • Interface yang merupakan implementasi mapping Hibernate sepertiUserTypeCompositeUserTypedan IdentifierGenerator
  • SessionFactory, factory untuk Session, client dari ConnectionProvider.
  • Session, class yang digunakan antara aplikasi dengan database. Session mengelola object untuk aplikasi. Session adalah wrapper dari sebuah koneksi JDBC
  • Persistent Object & Collections, object yang memiliki persistent state dan bisnis proses, bisa berupa JavaBean. Persistent Object & Collection selalu mempunyai 1 Session.
  • Transient Object & Collections, merupakan instance dari persistent classyang tidak terkait dengan Session. Transient Object & Collections bisa berupa object yang di buat oleh aplikasi yang di-persistent-kan. Atau obyek yang session telah di tutup (closed session).
  • Transaction, object yang digunakan oleh aplikasi untuk menspesifikasikan unit kerja yang atomic. Transaction adalah abstraksi dari JDBC, JTA atau CORBA Transaction. Sebuah Session dapat memiliki lebih dari 1 Transaction.
  • ConnectionProvider, yaitu abstraksi dari DataSource atau DriverManager. ConnectionProvider tidak di bisa diakses langsung oleh business layer.
  • TransactionFactory, factory untuk Transaction
Sebuah instance dari Datastore adalah representasi dari keseluruhan mappingantara objek-objek java ke database relasional. Mapping di compile dari berbagai file mapping yang berformat xml. Sebuah instance dari Datastore dapat dibuat dengan memanggil fungsi Hibernate.createDatastore().

sumber: http://heru.wordpress.com/2006/03/21/berkenalan-sekilas-dengan-hibernate/
.... © 2008 Template by:
SkinCorner